Coffee Morning

Anda harus lebih Berani daripada yang Anda yakini, Anda harus lebih Kuat daripada yang tampak dan Anda harus lebih Pintar daripada yang Anda kira. AA Milne (1882-1956)
Tampilkan postingan dengan label Nasrani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasrani. Tampilkan semua postingan

Sekolah Tinggi Injil Arastamar di gusur, ehm…

Sering kita mendengar cerita sensasional dari kalangan Nasrani, bahwa betapa hebat nya Tuhan mereka, apapun akan di Kabul kan karena tiada yang mustahil bagi Tuhan mereka, jika memang Tuhan merasa hal itu baik. Bahkan beberapa kali “katanya” Mukjijat Tuhan nya di nyatakan dan di publikasikan secara luas “seakan” benar-benar terjadi dan untuk menyatakan kuasa serta keberadaan Tuhannya.

Jika kita perhatikan baik-baik, berapa banyak dari praktek “dukun” yang dikatakan sebagai Mukjijat itu berhasil ? mungkin bisa 10 : 1, bukan kah bisa dikatakan itu adalah suatu proses kebetulan ? Kita bisa ambil contoh orang sakit di rumah sakit, dari 10 orang Nasrani yang sedang sakit parah, berapa banyak yang bisa sembuh ?

Kenyataannya ada 2, jika banyak yang sembuh walau tidak keseluruhan (10 orang) maka berita itu digembar gemborkan sebagai Kuasa dan Mukjijat Tuhan nya, tapi sebaliknya jika sedikit yang sembuh maka berita itu disimpan erat-erat dan tidak dipublikasikan, setelah itu dikalangan umat dikatakan Tuhan mempunyai rencana lain atas ketidaksembuhan si X atau Iman dari si X kurang sehingga Tuhan tidak bisa menyembuhkannya. Berbagai alasan keluar untuk tetap memuliakan nama Tuhan nya apapun kondisi yang terjadi, dengan kata lain terjadi spekulasi dan pembodohan massa.

Namun ada kasus yang terjadi di depan umum dan Tuhan nya tidak mampu berbuat apa-apa. Gedung tempat STIA / Sekolah Tinggi Injil Arastamar melakukan kegiatan ngajar mengajar ternyata digusur, dimana sebelum ini STIA juga pernah diusir oleh warga setempat dari gedung nya yang lama. Kenyataan yang terjadi adalah sekolah tersebut ditutup sementara dan gedung nya tetap di gusur, walau mahasiswa nya berdemo namun tidak dapat merubah keadaan. Dimana kuasa dan Mukjijat Tuhannya, ketika umatnya membutuhkan nya ?

Ehm… mungkin setelah proses pengusuran ini terjadi, ada solusi untuk mengatasi proses ngajar mengajar STIA baik dari pemerintah atau dari umat Nasrani, tetap saja itu bukan menyatakan Kuasa dan Mukjijat Tuhannya, karena STIA sudah pernah diusir dan tetap saja gedung STIA digusur, tidak akan merubah keadaan, yang ada hanya spekulasi yaitu Tuhan mempunyai rencana lain atas kejadian itu, ehm… dalam situasi dan kondisi apapun ternyata Tuhan akan terlihat cantik walau sebenarnya bopeng…

NB. Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan dalam melihat kenyataan yang terjadi secara kritis.

Readmore »»

Keampuhan Doaku

Kemarin ada teman yang baru saya kenal datang ke toko, setelah ngobrol panjang seputar pekerjaan, dia tanpa sadar menceritakan keadaan keluarganya yang baru mengalami guncangan. Ia bercerita dengan dengan sedikit terbawa emosi, mungkin terlalu bersemangat ketika menceritakan keadaan keluarganya.

Ia sudah bercerai dengan istrinya (terpaut usia 9 tahun), karena istrinya ketahuan berselingkuh dan ia sangat marah dengan kejadian itu, bahkan sempat terlontaran niat untuk membunuh istri dan pasangan selingkuhan istrinya, wow...

Ia mengatakan sebelum istrinya ketahuan selingkuh, ia mempunyai firasat, salah satunya ketika ia berdoa kepada Tuhan nya (Tuhan Nasrani) istrinya terlihat seperti orang yg gelisah dan tidak tenang.

Ia juga mengatakan bahwa doa-doa yang diucapkan dan disampaikan nya kepada Tuhan nya sangat manjur, bahkan dia mengatakan bahwa diri nya pernah selamat dari kecelakaan yang menimpa diri nya.

Cerita-cerita dia menunjukan bahwa Tuhan nya sangat perduli pada diri nya, sehingga pasti mengabulkan setiap doa-doa nya, tapi ada kejanggalan dalam hal ini, apakah dia tidak pernah berdoa untuk meminta Tuhan agar menyadarkan istrinya atau bahkan menjauhkan istrinya dari pengaruh pria lain yang memiliki niat buruk terhadap istrinya (sebelum terjadi perselingkuhan) sehingga tidak menyebabkan keluarganya berantakan.

Mengapa terlihat begitu aneh, kadang doa teman saya seakan dikabulkan, kadang doa teman saya tidak dikabulkan. Apakah ada kriteria khusus agar Tuhan dapat mendengar dan mengabulkan suatu doa yang tulus datang dari hati umat nya yang membutuhkan pertolongan diri nya.

Menurut cerita teman saya, dia dan istri nya dulu menikah didepan altar (Katolik) dan tentunya ia sudah bersumpah untuk sehidup semati didepan Tuhan. Bukankah mereka menikah karena mereka telah dipersatukan oleh Tuhannya dan hanya bisa dipisahkan oleh maut yaitu kematian. Pertanyaan nya koq bisa mereka bercerai ? Apakah Tuhan nya salah mempertemukan mereka ? Atau perlu mengkambing hitamkan si Iblis/Setan lagi ? Atau itu karena ada nya Free Will ? Apakah keputusan Tuhan nya yang baik kalah dengan Free Will manusia yang dapat berakibat buruk ?

Dari cerita diatas, seakan teman saya adalah seorang penganut Nasrani yang taat, tapi apakah diri nya sedang dirasuki Setan/Iblis sampai dia memiliki niat untuk membunuh ?

Readmore »»

Saya terpanggil...

Dalam suatu kesempatan, saya di tanya oleh seseorang "aa'tono Agama apa ?", saya menjawab "saya saat ini sedang mempelajari Agama Buddha", kemudian orang tersebut bertanya ke pasangan saya "kalo ibu aa, Agama apa ?", pasangan saya menjawab "dulu nya Agama Kristen, sekarang saya ikut aa"

Orang itu diam sesaat, kemudian berkata "iya ga papa ikut pasangan, kan bagus juga, seperti saya dulu nya Agama Kristen tapi sekarang saya ikut suami saya Agama Katolik, karena susah kalo ga sama Agama nya", setelah itu suami orang itu menyambung "ya ga papa Agama Buddha, karena kalo ga terpanggil ya ga bisa" (mungkin maksudnya adalah, ga bisa beragama Kristen/Katolik)

Ada hal yang saya garis bawahi dari diskusi tersebut, ada kata "terpanggil",

apakah itu menyatakan bahwa orang-orang yang terpanggil adalah orang yang berjalan di jalan yang benar ? jika iya, apa jaminan kebenaran atas hal tersebut ?

apakah itu menyatakan bahwa orang-orang yang terpanggil adalah orang pilihan yang telah dipilih oleh Mahluk Adi Kodrati untuk mengikuti ajaran/jalannya, kemudian orang yang terpanggil tersebut melakukan ritual pemujaan untuk memuja Mahluk Adi Kodrati ?

Jika orang yang terpanggil itu adalah orang pilihan yang dipilih sendiri oleh Mahluk Adi Kodrati, berarti seharusnya hanya ada hal-hal bak/perbuatan-perbuatan yang baik dan benar didalam kehidupan orang-orang yang terpanggil. Lah itu menyatakan bahwa seharusnya orang yang terpanggil tidak akan pernah melakukan kesalahan/hal buruk sekali pun, kenapa ? karena Mahluk Adi Kodrati tentunya berhubungan dengan hal-hal baik pula...

Bagaimana dengan kenyataan yang terjadi dilapangan ? Pernah seorang ketua pemuda Gereja di Jakarta membunuh Pendeta Gereja. Bukan kah pemuda Gereja tersebut terpanggil yang berarti terpilih, koq bisa sampai melakukan pembunuhan ? Apakah Mahluk Adi Kodrati melakukan kesalahan dalam memilih ?

Apakah itu menyatakan "Free Will" dalam diri manusia ? Jika Mahluk Adi Kodrati memberikan "Free Will" tentunya Mahluk Adi Kodrati tidak perlu ikut campur apa pun dalam kehidupan manusia, betul ? karena percuma jika ada "Free Will" tapi masih dikendalikan/kontrol.

Jadi apa makna dari kata "Saya terpanggil" ? apakah biar terkesan (secara perasaan) bahwa seseorang (seakan-akan) benar-benar diperhatikan/Mahluk Adi Kodrati itu peduli pada diri seseorang dan dipilih untuk melayani Mahluk Adi Kodrati ? Itu yang saya katakan, penerimaan secara membabi buta tanpa memikirkan lebih dalam dan bersikap kritis atas setiap pernyataan yang ada untuk membentuk bathin yang jauh lebih berkualitas daripada bathin yang mudah di bodohi.

Readmore »»

Permisi Pak...

Ketika saya membuka toko, tiba-tiba datang 2 orang wanita berpakaian rapi, masuk ke dalam toko sambil mengatakan "Permisi Pak..." secara spontan saya menyambut mereka dan bertanya "Ya bu..." dalam asumsi saya 2 orang wanita ini adalah pelanggan yang ingin mendapatkan informasi barang dan harga atau pelanggan yang ingin membeli barang.

Setelah saya menyambut kehadiran mereka, lalu salah satu dari wanita itu bertanya "Pak, disini ada yang beragama Kristen atau karyawan nya yang beragama Kristen, karena kita membawa baca-an"

Saya kaget, wah ada angin apa ini ? Saya bertanya ulang "Maksudnya gimana bu ?", salah satu dari wanita itu menjawab "Apa ada karyawannya yang beragama Kristen pak, kita membawa baca-an siapa tau mau membaca"

Saya lalu melihat tangan wanita itu dan melihat sebuah buku saku, buku renungan Agama Kristen, waduh... saya spontan menjawab "Tidak ada bu..." lalu dia diam sambil mengangguk-ngangguk, kemudian membaikkan badan meninggalkan saya sambil melihat isi toko, lalu bertanya tanpa memandang saya lagi "Ini laptop merk Toshiba ya ?"

Saya menjawab "Ya bu..." 1 menit kemudian 2 wanita tersebut pergi meninggalkan saya tanpa kata-kata apa pun. Saya bingung dan merasa lucu dengan kejadian ini, karena masih ada aja evangelish kacangan model gini berkeliaran dikota. Apakah buku yang menjelaskan konsep Agama nya di jajakan seperti barang dagangan "door to door" ?

Dengan kegiatan seperti itu yang ada hanya menjatuhkan nilai dari Agama mereka sendiri, tapi hal itu tidak mereka sadari, malah berdalih dengan kata "Kasih" dengan percaya diri bertindak sebagai seorang pemenang atas kehidupan ini, pahlawan kesiangan yang merasa hebat dan ingin menyelamatkan manusia dari dosa serta menawarkan indahnya surga khayalan mereka.

Readmore »»

Kuasa Penyembuhan Ilahi

Agama Nasrani selalu mengembar gemborkan cerita dalam Alkitab mengenai mukjijat Yesus yang dianggap hidup dan menurun ke murid-muridnya sampai ke Pendeta-Pendeta sakti di Gereja yang selalu mengadakan acara Penyembuhan Ilahi yang penuh trik dan intrik.

Hal ini menunjukan seakan cerita dalam Alkitab itu adalah benar adanya dan Pendeta-Pendeta Gereja Kristen diberikan Kuasa Penyembuhan itu oleh Yesus dengan dalih kasih. Tetapi dari beberapa kegiatan Penyembuhan Ilahi, yang nampak hanyalah permainan yang dibuat spektakuler oleh pantia acara.

Orang lumpuh bisa berjalan kembali, tapi siapa orang lumpuh yang dibawa naik ke atas panggung ? umat Gereja sendiri yang sudah diatur untuk bersandiwara ? Seharusnya jika memang Kuasa Penyembuhan Ilahi itu benar adanya, tentunya umat Nasrani tidak perlu datang ke dokter jika sakit, tidak perlu berobat/menginap di rumah sakit karena Kuasa Penyembuhan Ilahi itu lebih hebat.

Tapi kenyataannya, umat Nasrani tetap saja datang ke dokter dan rumah sakit untuk berobat. Lah muncul lagi penyakit lama, kebiasaan/tabiat orang Nasrani yang selalu ngeles/memutar otak untuk mencari alasan apa pun agar Tuhannya tetap terlihat bersih dan keren, pengobatan ke dokter dan rumah sakit dikatakan sebagai perpanjangan tangan Tuhan mereka dengan mengunakan istilah meminjam tangan dokter/perawat untuk menyembuhkan umat Nasrani, ehm...

Pertanyaannya muncul, bagaimana jika dokter/perawat itu tidak percaya pada Tuhan Nasrani ? Muncul lagi alasan bahwa tetap Tuhan Nasrani memiliki kuasa atas tangan si dokter/perawat. Pertanyaan saya selanjutnya, dari mana anda tau bahwa Tuhan Nasrani telah meminjam tangan dari dokter/perawat dan Tuhan Nasrani memiliki kuasa atas diri dokter/perawat walau mereka tidak percaya pada Tuhan Nasrani ?

Bukan kah Tuhan Nasrani cuma peduli pada orang yang percaya pada nya saja ? Bagaimana jika dokter/perawat itu gagal menyembuhkan pasien ? Bagaimana jika dokter/perawat itu melakukan kesalahan sehingga menyebabkan pasien meninggal, apakah itu juga karena Tuhan Nasrani meminjam tangan dokter/perawat dan memiliki Kuasa atas diri dokter/perawat itu ? Jika iya, maka Tuhan Narani melakukan hal buruk dan memiliki andil atas meninggalnya seseorang karena malpraktek !

Apakah hal di atas logis dan sesuai dengan pemikiran Nasrani ? Saya yakin pasti ada alasan-alasan lain yang muncul untuk tetap memutihkan dan mengagungkan nama Tuhan Nasrani, walau terlihat begitu buruk jika menggunakan logika Nasrani.

Tadi pagi saya melihat acara di TV mengenai Penyembuhan Alternatif oleh Ustad Haryono (seorang Muslim) yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan orang lain, tidak perduli seseorang beragama apa pun dan kemampuan Ustad Haryono bukan rekayasa dan sandiwara yang dibuat spektakuler di TV, banyak orang yang telah mengalami penyembuhan melalui tangan Ustad Haryono.

Terpikir oleh saya, ternyata Kuasa Penyembuhan Ilahi ada juga di Agama lain. Ternyata Kuasa Penyembuhan Ilahi yang dimiliki oleh Ustad lebih hebat daripada Kuasa Penyembuhan Ilahi dari Nasrani. Ternyata ada Tuhan yang lebih hebat dari pada Tuhan Nasrani, karena melihat profile dari sang Ustad, beliau menyembuhkan pasien nya lebih banyak dari pada yang dilakukan oleh Pendeta gadungan yang berlagak sebagai seorang tabib Tuhan.

Yang cukup mengejutkan, ada pengakuan dari seorang perempuan pada acara TV tersebut, dia adalah seorang Katolik dan berobat ke Ustad Haryono. Perempuan tersebut menyatakan bahwa penyembuhan yang dialaminya karena kuasa Tuhan (tentunya merujuk ke Tuhan diagamanya walau dia berobat ke seorang Ustad), karena jika mau berdoa meminta penyembuhan dari Tuhan, pasti akan diberikan dan dia meminta ampun atas dosa-dosa yang telah dia perbuat pada Tuhan.

Lah, apakah berarti Tuhan Nasrani meminjam tangan Ustad Haryono untuk menyembuhkan perempuan tersebut ? Dari mana kita tau bahwa Tuhan Nasrani meminjam tangan sang Ustad ? Apakah penyembuhan tersebut bukan karena kemampuan dari sang Ustad dan doa-doa kepada Tuhan Agama Islam ? Apakah Pendeta/Pastor Nasrani tidak mampu untuk melakukan penyembuhan ilahi sehingga si perempuan tersebut mendatangi Ustad Haryono yang seorang Muslim untuk berobat ? Mengapa Tuhan Nasrani tidak meminjam tangan Pendeta/Pastor saja untuk menyembuhkan si perempuan tersebut ?

Apakah mau dikatakan bahwa Tuhan Nasrani mempunyai rencana atas kejadian ini ? Jika ada yang menjawab "iya" maka saya menyatakan jawabannya atas rencana Tuhan Nasrani yaitu untuk memalukan Nasrani atas kebohongan publik dan ketidakmampuan atas Kuasa Penyembuhan Ilahi yang diperoleh dari Yesus.

Bagaimana menurut anda ?


NB. Tulisan ini bukan lah sentimen pribadi terhadap Nasrani, juga bukan sebagai seorang anti-christ, bukan karena terpengaruh setan/iblis seperti yang dituduhkan pihak Nasrani, tapi saya membawa anda untuk berpikir logis dan relistis terhadap kenyataan, bukan terhadap kata-kata spektakuler/indah yang ternyata hanya lah isapan jempol belaka, terlebih jika kata-kata spektakuler/indah tersebut diterima mentah-mentah, kemudian muncul sikap fanatik yang besar kemudian menjelek-jelekan agama lain.

Readmore »»

Agama Kolot !

Ada teman perempuan saya, (sebut saja A) yang beragama Kong Hu Cu. Si A diajak teman perempuan saya yang lain (sebut saja B) untuk pindah ke Nasrani, tetapi terkendala dengan orang tua si A yang juga beragama Kong Hu Cu. Dalam perbincangan kecil (saya hadir pada saat itu) si B mengatakan kepada si A, bahwa susah orang tua jaman dulu, pemikiran mereka kuno, pemahaman mereka atas agama masih kolot sampai mereka masih bisa melarang anaknya untuk beragama Nasrani.

Saya bertanya, kenapa pemikiran orang tua si A bisa kolot ? si B menjelaskan bahwa agama Kong Hu Cu merupakan agama alam dan kuno yang sudah tidak sesuai, jadi untuk apa masih bertahan pada agama itu, sampai-sampai anaknya mau pindah ke Nasrani pun dilarang, itu kan hak asasi manusia.

Si B menyatakan statment itu karena ia kecewa, sebab orang tua A melarang anaknya untuk pindah dari agama asalnya. Tapi yang tersirat dalam pernyataan si B, bahwa agama Nasrani jauh lebih baik dari pada agama Kong Hu Cu. Saya bertanya kepada si B, memang nya ada masalah apa jika seseorang memeluk agama Kong Hu Cu ? Koq sampai anda bisa mengatakan orang yang mau mempertahankan agama anaknya sendiri, dikatakan kolot ? Kalo dikatakan tegas dan keras, itu baru benar.

Kejadian itu kebetulan terjadi dari sisi Kong Hu Cu, beberapa hari yang lalu ada kerabat jauh saya yang datang ke rumah, mau menginformasikan bahwa anak perempuannya mau dilamar pria dari palembang dan kerabat jauh saya mengatakan "Saya tidak memaksa kamu untuk masuk keagama Kristen, tapi karena keluarga saya Kristen, jadi kamu kalo mau dengan anak saya harus nikah dengan cara Kristen dan menerima Kristen". Lah koq pake acara maksa ? Waktu saya pertanyakan hal itu, kerabat jauh saya mengatakan itu bukan pemaksaan, tapi cuma menyatakan...

Kalo itu bukan memaksa, kenapa memakai kata "Harus" ? Kerabat jauh saya tidak bisa menjawab masalah itu dan saya rasa dia menginginkan anaknya dan calon menantunya memeluk agama Kristen, bukan karena dipaksa masuk ke Kristen, tapi karena suatu keharusan, ehm... apa bedanya ya ? Lah, kalo kita melihat kejadian itu dibandingkan kejadian sebelumnya, apa bedanya ? Jadi siapa yang kolot, siapa yang tidak ?

Jika kekolotan hanya dipandang dari sisi "upaya mempertahankan", maka saya rasa tidak ada beda nya, mau di Nasrani, mau di Kong Hu Cu, sama saja. Jika agama Kong Hu Cu dikatakan kolot dalam hal ini, maka tentunya saya boleh dan berhak mengatakan agama Nasrani juga kolot ! Betul ?


NB. Ini bukan sentimen pribadi, tapi kedewasaan berpikir dan memandang suatu hal dengan kritis. Saya bukan seorang beragama Kong Hu Cu, juga bukan beragama Nasrani. Tapi saya ingin menunjukan betapa kolot-nya orang yang bisa meng-kolot-kan agama orang lain.

Readmore »»

Anak Setan - Hal yang menggelikan

Tentunya sudah umum kita mendengar ada berita kelahiran anak setan sampai menyetan-nyetankan anak orang, hanya karena seseorang tidak memahami/mengerti, lalu memvonis dan mengutuk orang lain dengan ucapan bejat yang dikatakan sebagai ucapan suci, hanya karena keluar dari mulut seorang pendeta...

Ada satu kasus nyata, beberapa bulan yang lalu ketika saya berkesempatan datang ke Jogja, ada seseorang relawan (seorang wanita) sharing ke saya mengapa dia tidak beragama Nasrani, padahal dari keluarga Nasrani.

Wanita tersebut dilahirkan dikeluarga kristen yang berada, ketika kecil ia dibawa oleh orang tuanya ke Gereja untuk dibaptis, entah kenapa, setelah sang pendeta berkomat kamit layaknya orang gila yang kesurupan, tiba-tiba sang pendeta terjatuh dan pingsan. Setelah beberapa saat, sang pendeta tersebut sadar dan langsung mengutuk bahwa wanita itu sebagai anak setan, pendeta tersebut juga mengatakan bahwa wanita tersebut dikawal oleh 2 orang (entah siapa), sehingga sang pendeta tidak dapat menyentuhnya.

Karena ucapan pendeta yang tidak mengerti tapi merasa paling tahu dan hebat, mengakibatkan penderitaan bagi wanita itu dan merusak hubungan keluarga, karena dirumah wanita itu dijuluki sebagai anak setan ! bahkan saat ini ia tidak tinggal 1 rumah dengan orang tuanya walau dalam 1 kota, hanya karena keluarganya mempercayai sang pendeta.

Suatu kebetulan ketika ia sedang berkuliah di Canada, dia kenal dengan beberapa umat Buddhist dan mulai mempelajari agama Buddha, yang menyebabkan wanita tersebut saat ini adalah seorang Buddhism walau keluarganya beragama lain.

Suatu kelucuan berpikir umat Kristen yang sering berspekulasi atas segala hal dan mengangap bahwa itu benar karena dibisikan oleh Tuhan dan dinyatakan melalui pendeta. Terlebih lagi umat Kristen seakan mengetahui segala rencana sang Tuhan melebihi sang Tuhan sendiri sebagai pembuat rencana nya sendiri, tentunya ketika sang pendeta terjatuh dan pingsan, itu adalah kehendak dan rencana Tuhan agar wanita tersebut dapat mengenal agama lain daripada Kristen, itu jika saya mengikuti pola pikir yang bodoh...

Readmore »»

Logis ? Suatu Hal yang Mustahil Bagi Nasrani !

Beberapa minggu lalu ada kenalan saya yang menjalani operasi jantung by pass, kebetulan operasinya berjalan lancar. Saat ini kondisi badan drop dan kalo berjalan sangat pelan. Namun ada hal yang mengejutkan, dia mengatakan bahwa istri nya berdoa tiap hari di Gereja, sehingga operasinya berjalan lancar dan dia masih hidup, wow spektakuler... kesannya demikian, tapi ada hal yang ganjil.

Jika si istri berdoa kepada Tuhan nya dan merasa doa nya terkabulkan dimana operasi suami nya berjalan lancar, sehingga suaminya masih hidup sampai sekarang, Maka itu menyatakan Tuhan nya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dan tentunya sebelum si suami di operasi, si istri pasti juga berdoa berharap kesembuhan, seharusnya kesembuhan itu bisa terjadi sebelum si suami di operasi... ingat tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan Tuhan nya memiliki kuasa penyembuhan.

Hal yang patut di pikir kan juga, segala sesuatu ada karena ada yang menciptakan, pertanyaannya dari mana penyakit itu ada dan berasal ? Hal yang berlawanan, siapa yang bisa menyembuhkan penyakit itu ? Dokter ? Dokter pun dikatakan perpanjangan tanggan dari Tuhan... ehm... ada sandiwara dan permainan tingkat tinggi...

Hal yang menjadi pertanyaan, kenapa pertolongan itu seakan datang setelah operasi terjadi ? Singkatnya, kenapa pertolongan Tuhan datangnya selalu terlambat ? walau sebenarnya itu adalah usaha dari para dokter yang mengoperasi jantung si suami. Namun hal itu masih bisa ditepis dengan mengatakan bahwa Tuhan nya meminjam tanggan si dokter untuk menyembuhkan si suami, wow spektakuler... kesannya demikian lagi, walau si dokter bukan seorang Nasrani bahkan tidak mempercayai Tuhan Nasrani... ehm...

Tuhan seharusnya tau yang terbaik dan tentunya hal terbaik dalam hal ini adalah hilangkan penyakit jantung, jauhkan dari kuasa gelap dan bebaskan si suami dari penyakit yang dapat menyebabkan kematian tersebut, tentunya hal itu bisa terjadi sebelum operasi dilakukan, karena kenalan saya tersebut menghabiskan 200 juta untuk biaya operasi, itu pun dia meminjam bantuan (utang) dari perusahaan dimana dia bekerja... ehm apakah ada rencana Tuhan dibalik kejadian itu ?

Seperti yang sering kita dengar dalam setiap acara kesaksian dimana orang-orang Nasrani mengaku dia terbebas dari suatu penyakit, karena adanya kuasa penyembuhan dari Tuhan. Tapi koq si suami justru mengalami penyembuhan dari Tuhan setelah operasi dilakukan ? Apakah ini menunjukan si Tuhan tidak mampu untuk menyembuhkan sebelum operasi ?

Tadi saya membahas masalah ini dengan orang Nasrani, tiba-tiba ia melakukan pembelaan dengan mengatakan bahwa memang seharusnya orang itu harus di operasi, bukan masalah cepat atau lambatnya pertolongan, ehm... jika setelah operasi saja Tuhan bisa menyembuhkan, tentunya sebelum operasi Tuhan juga bisa bukan ? Kenapa tidak dilakukan oleh Tuhan ?

Oh Tuhan punya rencana atas semua itu... ehm... saya jadi usil, dari mana kamu tau bahwa Tuhan punya rencana atas semua itu ? Jika kamu mengetahui bahwa itu adalah bagian dari rencana Tuhan, maka apa rencana nya ? Ia hanya diam...

Banyak orang Nasrani seakan tau mana kejadian yang merupakan bagian dari rencana Tuhan dan mana yang bukan, tentunya mereka juga tau apa isi dari rencana Tuhan nya, itu seharusnya... ya ga tau lagi kalo ucapan itu keluar hanya untuk membuat sensasi agar menimbulkan perasaan bangga, kagum dan takjub terhadap cerita-cerita yang beredar atas Tuhannya...

Saya lalu teringat, ada seorang ibu dari keluarga yang berada dan beragama Kong Hu Cu yang juga menderita penyakit jantung, ibu ini sudah pernah di operasi by pass bahkan jantungnya sudah bukan jantung asli, tapi menggunakan jantung buatan. Yang mengejutkan ibu ini hidup lebih dari 10 tahun sejak di operasi... kalo begini, Tuhan siapa yang menyembuhkan dan Tuhan mana yang meminjam tanggan si dokter ?

Apakah ada Tuhan yang lebih hebat dari pada Tuhan dari Nasrani ? Atau hal itu cuma kebetulan ? Atau mungkin itu kerjaan Setan/Iblis ? (seperti yang selama ini dituduhkan ke pihak Agama lain bahwa Agama selain Nasrani adalah Sesat dan penganut Setan/Iblis) Lalu jawaban mana yang lebih logis ???

Readmore »»

Shio Yesus

Loh koq ada "shio Yesus", kan shio cuma ada 12 macam dan setiap shio disimbolkan dengan seekor binatang, dhanu koq suka menghina ?

Sebenarnya hal itu bukan suatu penghinaan, bukan suatu yang sengaja saya buat-buat, tapi pernyataan mengenai "shio Yesus" muncul dari kalangan Nasrani sendiri. Beberapa orang Nasrani terutama dari kalangan Kristen terlihat sungguh anti terhadap simbol-simbol dan unsur-unsur Chinese yang erat kaitannya dengan Agama Kong Hu Cu. Mereka sebisa mungkin menghindari hal-hal tersebut, karena Agama Kong Hu Cu dianggap Agama sesat oleh mereka.

Bagi saya pemikiran seperti ini sungguh naif dan picik, kenapa ? karena mereka sebisa mungkin menarik umat Agama Kong Hu Cu dengan menggunakan kata sesat dan menawarkan janji-janji keselamatan oleh Yesus, sehingga mau menerima Agama Nasrani. Karena itu mereka menolak semua simbol-simbol dan unsur-unsur chinese tersebut.

Saat ini pemerintah Indonesia mulai menerima budaya Chinese yang erat kaitannya dengan Agama Kong Hu Cu, bahkan Ajaran Kong Hu Cu sudah diterima sebagai salah satu Agama di Indonesia dan hari Imlek dianggap sebagai hari raya dari Agama Kong Hu Cu, hal ini menyebabkan budaya Chinese yang dulu nya sempat dilarang sekarang bisa dilakukan dengan bebas seperti atraksi Barongsai dan diperbolehkan pelajaran Bahasa Mandarin di sekolah-sekolahan.

Lucunya beberapa simbol dan unsur Chinese yang saat ini menjadi tren di kalangan Chinese mulai di terima kalangan Nasrani, walau sebelumnya sempat dilarang dan dianggap sesat oleh pihak Nasrani. Jangan heran jika saat ini, kita bisa menyaksikan suasana Imlek, tarian Barongsai dan penggunaan Bahasa Mandarin di Gereja. Hal ini digunakan untuk menarik minat warga keturunan Chinese agar dapat menerima Agama Nasrani dan menunjukan bahwa di Gereja pun budaya Chinese bisa dilakukan.

Nah ternyata penyakit lama dikalangan Nasrani masih ada, sehingga muncul pernyataan "shio Yesus" hanya karena mereka sebisa mungkin menolak pemahaman tentang shio dan tidak mau disamakan dengan sifat-sifat binatang, wah pemikiran yang sungguh sempit.

Apakah pengelompokan tahun kelahiran seseorang dalam shio berarti sesat dan berhala ? Apakah pengelompokan tahun kelahiran seseorang dalam shio berarti menyamakan seseorang dengan sifat binatang ?

Bagaimana dengan pandangan orang Nasrani terhadap pengelompokan bulan kelahiran seseorang dalam zodiak ? Zodiak sendiri berasal dari budaya Yunani dan menggunakan simbol-simbol Dewa-Dewi, apakah juga dianggap sesat dan berhala ?

Readmore »»